SUARATERKINI, Jakarta,- Kebutuhan akan informasi keuangan tidak dapat dihindari, termasuk bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Informasi keuangan memiliki dampak yang sangat besar dalam pengambilan keputusan di setiap organisasi atau perusahaan. Termasuk diantaranya untuk menilai suatu usaha atau bisnis, keputusan dalam melakukan investasi, termasuk untuk menunaikan kewajiban dalam membayar pajak.
Peran penting pelaporan keuangan inilah yang disampaikan Dosen Program Studi Akuntasi Universitas Trilogi, Muyassaroh dalam kelas pendampingan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bersama Forum Komunikasi Desa Wisa Bali, baru-baru ini.
“Para pelaku usaha harus memahami bahwa perusahaan sebagai sesuatu yang terpisah dan berbeda dari pihak yang menanamkan modal dalam kegiatan perusahan. Nah, perusahaan itulah yang harus menjadi pusat perhatian dan menyajikan informasi yang harus dilayani, bukan pemilik,” jelas Muyassaroh dalam kelas pendampingan yang berlangsung secara virtual itu.
Selain Muyassaroh, kelas pendampingan kegiatan PkM dengan topik pelaporan keuangan ini juga diisi langsung oleh Ketua Program Studi Akuntasi Universitas Trilogi, Sri Opti. Menurutnya, UMKM untuk dapat berdaya saing penting untuk memahami dan menerapkan pencatatan dan pelaporan keuangan yang sesuai dengan standar berlaku umum dalam hal ini SAK EMKM.
Sri Opti juga menjelaskan bahwa kelas pendampingan sesi pelaporan keuangan ini dilakukan selama tiga hari dengan durasi per hari selama 4 jam. Adapun topik yang disampaikan meliputi siklus akuntansi yang terkait pencatatan, posting, neraca saldo setelah penyesuaian, sampai dengan pelaporan keuangan. Dalam setiap topik, peserta diberikan kertas kerja yang harus diisi dengan data-data keuangan dari usaha yang dijalankan.
“Metode yang kami sampaikan tidak hanya berupa pelatihan tetapi juga pendampingan bagi UMKM dalam mengisi kertas kerja terkait pencatatan dan pelaporan keuangan usaha,” jelasnya.
Di tengah turbelensi ekonomi, para UMKM memang dituntut untuk selalu aktif terhadap perubahan jaman. Apalagi di tengah hadirnya semangat ekonomi kreatif yang semakin banyak memanjakan customer, maka diharapkan para pelaku usaha, termasuk UMKM jangan sampai menyepelekan laporan keuangannya yang sangat berperan dalam pengambilan keputusannya nanti.
Selain menghadirkan dosen akuntasi sebagai pembicaranya, kelas pendampingan kepada Forum Komunikasi Desa Wista Bali ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Akuntasi Universitas Trilogi. Melalui pelibatan ini, Universitas Trilogi bertujuan agar mahasiswa dapat terjun langsung untuk mempraktikkan keilmuannya yang dipelajari. Selain itu, tentunya sebagai upaya nyata mengajari mahasiswa untuk berkontribusi kepada masyarakat, diantaranya adalah kepada para pelaku UMKM. [Rep]