SUARATERKINI, Tanjungpandan – Pemerintah Provinai Kepulauan Bangka Belitung akan menjadikan kawasan bumi perkemahan Gusung Bugis Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, menjadi pusat Isolasi Terpadu (Isoter) bagi pasien COVID-19.
Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah, mengatakan kawasan tersebut sangat mendukung untuk dijadikan pusat Isoter COVID-19.
“Alasannya adalah karena lokasinya jauh dari permukiman penduduk, memiliki areal luas dan menarik, serta dikelilingi oleh pohon-pohon cemara sehingga memberikan udara segar dan sejuk bagi pasien yang sedang menjalani isolasi di lokasi itu,” ujar Abdul Fatah, Rabu (4/8).
Menurut Wagub, kawasan bumi perkemahan Gusong Bugis sudah didukung dengan fasilitas yang lengkap terdiri dari lima gugus bangunan dengan sebanyak 70 kamar mandi, kondisi bangunan dalam keadaan terawat, baik dan siap untuk digunakan.
“Namun, untuk jaringan listrik sekarang dalam kondisi terputus dan siap dikoordinasikan dengan PLN Tanjung Pandan untuk disambungkan kembali termasuk layanan air bersih dari PDAM sedang terputus dan akan segera disambung kembali,” lanjutnya.
Ia menuturkan, pihaknya saat ini sedang dalam proses pengajuan kepada Panglima TNI perihal permohonan bantuan tenda besar atau tenda kompi yang akan digunakan dan didirkan untuk merawat pasien Isoter COVID-19 di kawasan bumi perkemahan tersebut.
“Kebutuhan tenda kompi sebanyak 31 buah. 30 buah digunakan untuk merawat pasien COVID-19 dan satu tenda kompi pasukan besar sebagai pusat atau markasnya para tenaga kesehatan yang merawat pasien COVID-19 di sana,” katanya.
Dikatakannya, Pusat Isoter COVID-19 pada tahap awal akan menampung sebanyak 500 pasien COVID-19 dan masih banyak bisa kembangkan sesuai dengan kebutuhan.
“Maka dari itu pusat Isoter COVID-19 Gusung Bugis membutuhkan jumlah perawat dan nakes yang banyak,” pungkasnya. (wil)