GenFast2019, UAI Dorong Green Lifestyle Pada Generasi Milenial

AdvertisementAds

Saat ini green lifestyle terus digalakan, karena kurangnya kepedulian terhadap lingkungan terutama terkait penggunaan plastik, untuk itu perlu pemahaman terutama pada generasi muda atau milenial berpendidikan.

Hal tersebut dikatakan Rektor Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc.,sesaat setelah membuka Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) untuk Tahun Akademik 2019/2020, di Pelataran Mesjid Agung Al Azhar Kebayoran Baru Jakarta (3/8)

“Untuk menggalakan green lifestyle, pada PKKMB 2019 ini, mahasiswa baru mendeklarasikan Green Lifestyle, dengan cara  membuat solar cell menggunakan petromak, membuat totebag berbahan kaos dan bawa botol minum (tumbler), jelasnya.

Acara yang dilaksanakan selama 4 (empat) hari mulai tanggal 3-6 September 2019 diikuti lebih dari 1000 mahasiswa baru yang berasal dari 19 Program Studi.

Untuk solar cell menggunakan petromak, kami akan memberikannya kepada desa Binaaan UAI di Desa Pulo Sari karawang jawa Barat, selain meningkatkan produktivitas masyarakat desa dan merasakan hasil karya UAI juga mengajarkan green lifestyle, Tutur Asep yang juga Guru Besar Statistik.

BACA JUGA:  Workshop Implementasi Kewirausahaan di SMKN 1 Way Kenanga, Tulang Bawang Barat

Dengan mengusung tema “GenFast”, diharapkan mahasiswa baru dapat menanamkan sifat Fathonah, Amanah, Siddiq, dan Tabligh seperti panutan kita Nabi Muhammad SAW, harapnya.

Hal senada dikatakan Ketua Panitia PKKMB 2019 UAI Andri Hadiansyah, S.Psi.,M.Psi, selama PKKMB ini setiap mahasiswa/i tidak saja mendapatkan materi mengenai pengenalan kampus namun juga mendapatkan sesi motivasi dari nilai-nilai islam dan ke Al Azhar-an sehingga mahasiswa tidak hanya baik dalam perilaku namun baik dari segi agama sebagai modal menghadapi lingkungan perguruan tinggi hingga lulus nanti.

“kegiatan PKKMB tidak hanya dalam ruangan, namun ada outbondnya, hal ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa saling percaya satu sama lain dan kerjasama yang kuat” katanya.

Tidak hanya itu, kami juga mengajarkan sosiopreneur, dimana setiap mahasiswa baru membawa kain layak pakai lalu diserahkan pada penjahit keliling di lingkungan kampus untuk di jadikan totebag, dengan tujuan menggerakan ekonomi dan kepedulian terhadap lingkungan, ungkap Andri yang juga Dosen Psikologi UAI.

Adapun materi yang diberkan selama PKKMB terkait Universitas, Sosiopreneur, Motivasi Belajar, Hijrah & Motivator Quran (Basic Mentality), Enterpreneur Generasi Milenial 4.0, bahaya narkoba, dan masih banyak lagi, tambahnya.