SUARATERKINI, Tanjungpandan – Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung pada tahun anggaran 2021 memberikan dana hibah kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Belitung sebesar Rp 3,5 miliar. Dana tersebut akan diutamakan kepada cabang olahraga yang berprestasi.
“Untuk tahun 2021, Koni Belitung mendapat Rp 3.5 miliar dari pemda, pencairannya mengutamakan dari berbagai faktor seperti kepengurusan atlet, prestasi, kebutuhan atlet, dan kegiatan yang direncanakan cabang olahraga tersebut,” ujar Ketua KONI Belitung Amin Nurrachman setelah rapat koordinasi dengan pengurus cabang olahraga kabupaten di Gedung Bappeda, Rabu (21/4).

Menurut Amin, saat ini cabor yang terdaftar di koni belitung ada 29, tapi banyak cabor yang tidak pernah hadir ketika diundang, dan ada yang pengurusnya sudah tidak aktif.
“Sehingga, banyak pengkab (pengurus cabang olahraga tingkat kabupaten) yang tidak setuju apabila dana tersebut dibagi rata, sehingga disepakati dana hibah dari pemda diberikan berdasarkan faktor-faktor diatas,” tambahnya.
Selanjutnya menurut Amin, KONI akan membuat proposal besar yang merupakan gabunga dari proposal-proposal dari pengkab agar KONI dapat mencairkan dana hibah dari pemda tersebut.
“Proposal-proposal yang masuk dari pengkab-pengkab akan digabung untuk kemudian dibuat proposal besar dan diajukan kepada Dispora,” tuturnya.
Kabid Pembinaan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Belitung, Sukarya menambahkan, pembahasan pencairan dana hibah 2021 yang diselenggarakan adalah dalam rangka sinkronisasi antara Koni dengan pengurus cabang olahraga kabupaten.
“Sudah disepakati berdasarkan Perbub no. 4 tahun 2021 bahwa mekanisme pengelolaan, proses pengajuan, dan pencairan diakomodir di KONI,” ujar Sukarya.
Ia menambahkan, bahwa Dispora memberikan dana hibah tersebut dengan prioritas cabang olahraga yang telah memberikan prestasi bagi daerah tersebut.
“Skala prioritasnya tetap dari prestasi,” ujarnya. (wil)