Untitled Document

Indonesia Dorong Isu Ekonomi Syariah Pada Pertemuan IMF Dan WB di Bali PERISTIWA

Indonesia Dorong Isu Ekonomi Syariah Pada Pertemuan IMF Dan WB di Bali


Suaraterkini.com - Pertemuan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank yang akan digelar di Bali pada Oktober bulan depan 2018. Sebagai tuan rumah, Indonesia menyodorkan isu ekonomi Syariah ke dunia internasional.

Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika RI Freddy H Tulung mengatakan, kegigihan menyodorkan isu ekonomi syariah berbuah manis. Bulan depan isu ini menjadi agenda penting di Bali.

"Indonesia angkat isu syariah ke dunia karena strategis, akhirnya mereka setuju. Kita paling ngotot angkat ini. Goalds bagaimana angkat ekonomi tapi ekonomi syariah juga," jelasnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jumat (21/9).

Sementara itu Direktur Jenderal IKP (Informasi dan Komunikasi Publik) R Niken Widiastuti, menyebutkan pertemuan IMF - World Bank tersebut akan dihadiri 15 ribu delegasi dari 189 negara dunia, di antaranya para gubernur Bank Central, Menteri Keuangan dan lainnya.

"Ekonomi syariah salah satu substansi yang didiskusikan. Perhelatan beri peluang aspek investasi,nowlage. 2019 IMF akan masukan ekonomi syariah sebagai sesuatu nilai," katanya.

Rektor UIN Syariah Hidayatullah Dede Rosyada menyambut positif ekonomi syariah akan dibahas dalam rapat pleno pertemuan IMF - World Bank.

Bagi dia, ekonomi syariah menjadi salah satu instrumen penting bagi perekonomian bangsa terutama Indonesia dan umumnya dunia.



Berita Terkait

Sharp Indonesia Boyong Dua Penghargaan dalam Sepekan

01 Apr 2019, 14:09

PT Sharp Electronics Indonesia kembali raih dua penghargaan yaitu Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2019 dan Indonesia Green Awards (IGA) 2019. Penghargaan pertama yaitu IDPBA 2019 ...