Untitled Document

Selama 20 tahun PT PELNI Konsisten Kembangkan Produk UMKM PERISTIWA

Selama 20 tahun PT PELNI Konsisten Kembangkan Produk UMKM
(Kedua dari kiri) Direktur Keuangan PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero Tri Andayani, berbincang-bincang dengan salah satu UMKM Binaan PELNI di ICE BSD.


Suaraterkini.com - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) banyak sekali jumlahnya di Indonesia, namun rata-rata mereka mengalami kendala yang sama, mulai dari permodalan, administrasi, izin dan berbagai macam lainnya sehingga usahanya tidak berkembang, untuk itu PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) melalui Program Kemitraan dan Binaan Lingkungan (PKBL) berusaha mengembangkan UMKM yang ada di Indonesia.

Hal tersebut di ungkapkan Direktur Keuangan PT. PELNI (Persero) Tri Andayani di lokasi pameran Trade Expo Indonesia 2017 di ICE BSD City, Tangerang, Banten (12/10), mengatakan bahwa jumlah seluruh mitra binaan yang aktif saat ini adalah 289 mitra binaan, yang tersebar di 18 propinsi, terdiri dari 7 mitra di Propinsi Bali untuk pengembangan industri kerajinan, batik & wisata; 10 mitra di Propinsi Banten untuk pengembangan industri kerajinan, batik & perdagangan; 4 mitra di Propinsi  DI Yogyakarta; 34 mitra di Propinsi DKI Jakarta; 4 mitra di Propinsi Jambi; 153 mitra di Propinsi Jawa Barat; 31 mitra di Propinsi Jawa Tengah; 18 mitra di Propinsi Jawa Timur; 1 mitra masing-masing di Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Lampung, dan Sulawesi Tengah; 4 mitra masing-masing di Propinsi Kalimantan Timur dan NTB, 5 mitra di Propinsi NTT, 3 mitra di Propinsi Sulawesi Selatan dan 5 mitra di Propinsi  Sumatera Utara.

“Mitra binaan PT. PELNI (Persero) di 18 propinsi bergerak di 7 sektor usaha. Dengan dana kemitraan yang kami salurkan terbukti mereka berhasil mengembangkan usaha dibidangnya msing-masing,” terang Tri Andayani.

Membangkitkan perekonomian, khususnya pengusaha kecil dan menengah atau UKM serta koperasi telah dilakukan BUMN Transportasi laut ini lebih dari 20 tahun lalu. Perkembangan terakhir menunjukkan trend kenaikan cukup signifikan, hal ini menunjukkan pola kemitraan pelaku usaha kecil dan BUMN terus berkembang.

Selain kewajiban sebagai perusahaan BUMN, pemberian bantuan kepada mitra binaan juga untuk mengembangkan ekonomi nasional melalui usaha koperasi, UMKM dan industri kecil di seluruh pelosok Nusantara.

Menjelang akhir tahun 2017 PT. PELNI (Persero) masih membuka kesempatan kepada masyarakat untuk menjadi calon mitra binaan. “Kami masih membuka kesempatan kepada calon mitra untuk menjadi mitra binaan PT. PELNI (Persero). Silahkan hubungan kami melalui Humas PELNI,” pungkasnya.

Sebagai tambahan, PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) – Sampai dengan posisi akhir September 2017 PT Pelni berhasil menyalurkan dana Program Kemitraan sebesar Rp 1 miliar di 3 propinsi di Indonesia. Dana tersebut disalurkan untuk membangkitkan ekonomi nasional melalui UKM kepada 32 mitra binaan dari berbagai bidang usaha.



Berita Terkait

Mahutama Konsisten Lanjutkan Jihad Konstitusi

08 Mar 2019, 07:40

Ketua Umum Masyarakat Hukum Tata Negara Muhammadiyah (MAHUTAMA) Prof Aidul Fitriciada Azhari menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya siap untuk melanjutkan aksi jihad konstitusi Muhammadiyah ...