Untitled Document

Mandiri Amal Insani Mengkhitan 2500 Anak Yatim Piatu serentak di Indonesia PERISTIWA

Mandiri Amal Insani Mengkhitan 2500 Anak Yatim Piatu serentak di Indonesia


BANK Mandiri melalui Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation untuk kesekian kalinya menggelar "Khitanan Massal Anak Indonesia 2018". Kali ini sebanyak 750 anak yang berasal dari mustahik, asnaf yatim dan dhuafa dari Jabodetabek di Plaza Mandiri, , Jakarta, baru-baru ini.

Ketua Umum MAI Foundation Tedi Nurhikmat selaku mengatakan "Khitanan Massal Anak Indonesia 2018" merupakan bagian dari bina kesehatan. "Program tahunan tersebut merupakan wujud kepedulian karyawan Bank Mandiri beserta anak perusahaan terhadap anak Indonesia yang orang tuanya memiliki keterbatasan biaya dalam melaksanakan salah satu kewajiban kaum laki-laki yang disyariatkan oleh syariah Islam yaitu khitan,"ujarnya disela-sela khitanan massal.

Khitanan Massal Anak Indonesia 2018 ditargetkan berjumlah 2500 peserta tersebar di Indonesia, dengan tema "Membangun Generasi, Wujud Memakmurkan Negeri dihelat oleh Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation ini bekerja sama dengan Mandiri Club Bapekis dan Mandiri Serikat Pegawai serta didukung dari muzaki yang berada di Bank Mandiri, Mandiri Syariah, Mandiri Sekuritas, Mandiri Capital, Mandiri Tunas Finance, Mandiri Taspen Pos, Mandiri Inhealth, Mandiri Investasi, Mandiri Utama Finance, dan AXA Mandiri.

Selain dikhitan, para peserta pun akan mendapatkan uang saku, uang transport, dan bingkisan berupa; sarung, koko, peci, tas dan perlengkapan sekolah. Selama menunggu antrian khitan, para peserta khitan juga dihibur oleh penampilan dongeng ceria, sulap dan pemutaran film anak.

 “Suksesnya acara ini tentunya tidak lepas dari peran serta donatur yang telah mendonasikan sebagian rezekinya untuk menolong saudara kita yang membutuhkan,” ucap Erlanda Irwan, Wakil Ketua Serikat Pegawai Mandiri mengatakan,

Serikat pekerja ikut terlibat di dalam kegiatan ini. Mulai dari sosialisasi hingga turut memberikan donasi yang diberikan dari pendapatannya. "Kami sukarela memberikan donasi, baik zakat maupun infak yang nilainya ditentukan oleh karyawan sendiri," tutup Erlanda.

Suaraterkini.com -


Berita Terkait