Untitled Document

Tangsel Musnahkan 16 ribu e-KTP yang rusak dan tidak Valid PERISTIWA

Tangsel Musnahkan 16 ribu e-KTP yang rusak dan tidak Valid


Suaraterkini.com - Maraknya penemuan e-KTP baru-baru ini membuat kemendagri membuat surat edaran Nomor 470.13/1176/ SJ, Kemendagri memerintahkan Disdukcapil seluruh Indonesia agar membakar e-KTP yang rusak atau invalid.

Atas surat edaran tersebut beberapa kota/kabupaten dan proinsi di Indonesia melakukan pemusnahan e-KTP tak terkecuali di Kota Tangerang Selatan bersama Kepala Dinas catatan sipil bersama jajaran nya melakukan pembakaran e-KTP yg tidak valid dan Tak terpakai (Invalid) di halaman kantor Disdukcapil, Serpong Tangsel baru-baru ini.
 
Asisten Daerah Asda 1 Tangsel Rahmat Salam mengatakan pembakaran tersebut di lakukan untuk mengantisipasi hal-hal yg tidak di inginkan seperti marak nya penemuan2 E-Ktp yg lagi marak saat ini.

”Kami tidak mau, e-KTP yang rusak dan ivalid disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tak bertanggungjawab. Makanya, langsung kita bakar saja,” ungkap Rahmat.

Kepala Dukcapil Tangsel Didi Budiawan menambahkan Untuk menghadapi pilpres 2019 kepala dinas Dukcapil tidak ingin ada e-Ktp yg tidak valid di jadikan atau di ikut sertakan menjadi DPT”.

Adapun jumlah KTP-El yang di musnahkan di kota Tangerang selatan berjumlah 16.473 berasal dari kecamatan Pamulang, Pondok Aren, Serpong, setu, serut, ciputat Tiur dan Ciputat, pungkasnya.



Berita Terkait