Untitled Document

Bonus Demografi, UP Target menjadi Enterpreneur University PENDIDIKAN

Bonus Demografi, UP Target menjadi Enterpreneur University


Suaraterkini.com - Indonesia akan menghadapi bonus demografi yang puncaknya pada tahun 2030, untuk itu perlu di persiapkan generasi  milienial yang unggul memiliki wawasan kebangsaan, punya kompetensi di tingkat internasional kata Rektor Universitas Pancasila (UP) Prof Wahono Suharyono.

“Dalam menghadapai bonus demografi pada tahun 2030, Universitas pancasila terus berbenah dan memiliki target, mulai dari teaching university, good  teaching university, riset university hingga enterpreneur university, hal ini untuk mempersiapkan generasi Indonesia berkarakter, mandiri dan berwawasan global ujarnya disela-sela Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Bru (PKKMB) di audiitorium Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Jakarta Pusat (7/9) 

Dengan tema “ Enterpreneurship, Tren Perbankan dan kesiapan Generasi Millenial” mahasiswa program parcasarjaan dan doktoral mampu memiliki jiwa kewirausahaan, memanfaatkan teknologi dan mampu berkompetisi di tingkat global, tambahnya.
Selain itu, UP juga terus mengarahkan mahasiswanya untuk berwirausaha. "Sedang kita rintis dan kita akan kembangkan dan memperkuat materi-materi, dan sarana-sarananya," ujar Wahono.

Menurut dia, dari tahun ke tahun kualitas akademik UP terus mengalami peningkatan. Hal itu terbukti dari meningkatnya jumlah mahasiswa yang mendaftar di UP.

Saat ini saja, setidaknya ada 373 mahasiswa baru di program pascasarjana. Jumlah tersebut disebut lebih banyak ketimbang semester genap yang lalu, yang hanya mencapai angka 200-an.

"Hampir 50 persen prodi kami juga itu terakreditasi A. Dari total 27 prodi, 13 terakreditasi A, dan kami sedang dorong 4 prodi lain seperti prodi psikologi, teknik Industri, elektro dan akuntansi," ucap dia.

Pada tahun 2020, Wahono juga menargetkan Universitas Pancasila akan menjadi kampus yang kuat dalam hal riset. Karena itu dosen dan mahasiswa akan semakin didorong untuk meningkatkan jurnal dan publikasinya baik lokal maupun internasional, pungkasnya.
 
 



Berita Terkait