Untitled Document

BERBAGI Mengajar Kreatifitas bagi Anak-anak Rusun di Jakarta PENDIDIKAN

BERBAGI Mengajar Kreatifitas bagi Anak-anak Rusun di Jakarta


Suaraterkini.com - Program Karyawan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), BERBAGI (Bersama Bangun Negeri) sepanjang Maret dan April 2018 ini, akan melaksanakan kegiatan untuk penghuni sejumlah rumah susun (rusun) di wilayah DKI Jakarta. Kegiatan program tersebut adalah mengajarkan bagaimana menumbuhkan kreatifitas bagi anak-anak usia dini.

Vice President Region XL Axiata Jabodetabek, Bambang Parikesit mengatakan, “Di tengah kesibukan dan pekerjaan profesional sehari-hari, kami karyawan XL Axiata menyempatkan diri untuk melakukan aktivitas sosial secara langsung kepada masyarakat. Salah satunya dalam bentuk berbagi pengetahuan dan keahlian yang kami kuasai. Aktivitas seperti ini sekaligus kesempatan bagi kami untuk menunjukkan bahwa bagaimana pun juga kami adalah bagian dari masyarakat.”

Pada employee volunteering program kali ini karyawan XL Axiata bekerja sama dengan Reachout Foundation yang mengelola banyak Taman Kanak-kanak dan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di DKI Jakarta. Selain itu, turut dalam program ini adalah pengelola 8 rusun yang tersebar di Ibukota. Materi ajar yang disampaikan oleh para karyawan XL Axiata adalah story telling, handy craft, serta sing and dance.

Sementara itu, lokasi program ada di PAUD Surya Kasih Rawa Bebek Jakarta Timur, PAUD Surya Kasih Rusun Tipar Cakung Jakarta Timur, PAUD Surya Kasih Rusun Cakung Barat Jakarta Timur, PAUD Surya Kasih Rusun Komarudin Jakarta Timur, PAUD Surya Kasih Rusun Daan Mogot Jakarta Barat, PAUD Surya Kasih Rusun Cipinang Besar Jakarta Timur, PAUD Surya Kasih Rusun Pinus Elok Jakarta Timur dan PAUD Surya Kasih Rusun Pulo Gebang Jakarta Timur.

Program Karyawan BERBAGI yang diluncurkan sejak awal tahun 2017 silam telah dilaksanakan di berbagai Kota di Indonesia dengan telah melibatkan lebih dari 100 karyawan. Kegiatan yang dilakukan berupa mengajar di sekolah tentang pemanfaatan internet secara sehat, juga program penguatan kapasitas Majelis Ta’lim, pondok pesantren, dan sekolah Islam.  Selain itu juga ada kegiatan berupa digital volunteering dan reading for the blind, berupa program membacakan buku untuk diubah ke audio book dan diserahkan kepada pengelola yayasan yang menaungi para penyandang tuna netra.
 



Berita Terkait