Untitled Document

Dies ke 5, Universitas Trilogi Syukuran Raih Akreditasi mendekati A PENDIDIKAN

Dies ke 5, Universitas Trilogi Syukuran Raih Akreditasi mendekati A


Suaraterkini.com - Unversitas Trilogi yang merupakan pengembangan Sekolah Tinggi Ekonomi Keuangan dan Perbankan Indonesia (STEKPI) mendapat kado terindah pada Dies Natalies yang ke 5 ini dengan meraih akreditasi institusi dengan nilai B. Ditargetkan dua tahun mendatang kampus ini mencapai akreditasi institusi A.

"Segenap sivitas akademika Universitas Trilogi bersyukur atas pencapaian akreditasi institusi B dan ke depan kami optimis mampu meraih akreditasi institusi A," kata Rektor Universitas Trilogi, Aam Bastaman, sebelum acara di sela-sela syukuran Dies Natalis ke-5  ruang Damandiri Universita Trilogi Kalibata (27/3).

Saat ini Universitas Trilogi  mengantongi nilai akreditasi mendekati A yaitu sebanyak 332 poin. Nilai tersebut diraih setelah asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melakukan visitasi pada 13-15 Maret lalu, tambah Aam.

Guna meraih akreditasi A, lanjut Dr Aam, kami bersama semua unit berupaya secara optimal untuk meraih standar seperti  tata pamong, kemahasiswaan, kurikulum, penelitian, pengabdian masyarakat, dan kerja sama, agar meraih akreditasi A dua tahun mendatang.

Sementara itu, pada sambutan syukuran Dies Natalis ke-5 Universitas Trilogi, Ketua Pembina Yayasan Pengembangan Pendidikan Indonesia Jakarta (YPPIJ), Haryono Suyono, berharap Universitas Trilogi terus mencetak para lulusan serta alumninya yang berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.

"Kita jangan berpuas diri meraih akreditsi B. Maka buktikan seluruh jajaran akademik dan keluarga besar Trilogi menyiapkan diri dengan sungguh-sungguh meraih akreditasi A dengan baik," tegasnya.

Prof Haryono berpesan kepada jajaran kampus agar saling bersinergi dan saling membantu antara mahasiswa, dosen, pegawai dan alumni dapat menjalankan tiga pilar Universitas Triogi yakni teknopreneur, kolaborasi dan kemandirian, sehingga lulusan Universitas Trilogi untuk dapat bekerja sesuai kemampuan dan kompetensi di kancah dunia, pungkasnya.

 



Berita Terkait