Untitled Document

STIE Tuan Rumah Konferensi Ilmiah Akuntansi V Tahun 2018 PENDIDIKAN

STIE Tuan Rumah Konferensi Ilmiah Akuntansi V Tahun 2018


Suaraterkini.com -  STEI menjadi tuan rumah Konferensi Ilmiah Akuntansi (KIA) khususnya wilayah Jakarta, merupakan acara Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik (IAI KAPd). Gelaran konferensi bekerja sama dengan Perguruan Tinggi di Indonesia khususnya Jakarta. Untuk KIA ke-5 diselenggarakan awal Maret dan sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI) menjadi tuan rumah dari konferensi yang dihajat setiap tahun.

Penyelenggaraan KIA dengan tujuan menjadi wadah bagi para peneliti untuk sharing ideas and sharing knowledge melalui berbagai hasil penelitian. Kegiatan KIA ini selain membantu para peneliti untuk mendapatkan masukan agar lebih berkualitas, juga membuka kesempatan bagi para peserta untuk mengikuti perkembangan keilmuan terkini dan dapat memperluas jaringan kerjasama antar berbagai perguruan tinggi.

Sebelum acara KIA dibuka di Gedung Auditorium STEI, Jalan Kayu Jati Raya, Rawamangun, Jakarta Timur teleh menerima sebanyak lebih dua ratus submisi paper. Hal tersebut dari antusias para peneliti, praktisi, pendidik dan mahasiswa untuk menyajikan hasil-hasil penelitian terbaiknya. Dari hasil seleksi submisi paper sebanyak ratusan yang berhasil lolos dan akan di kaji kembali,”tutur Nunuy Nur Afifah Ketua Ikatan Akuntasi Indonesia Kompartemen bidang pendidikan.

“Bahwa kegiatan KIA ke-5 akan dilakukan dalam bentuk seminar, worshop metodologi penelitian, presentasi call for paper, poster dan student colloquium dengan beragam tema sesuai perkembangannya,” tambahnya.
Adapun peserta yang hadir terwakili dari kalangan Akademisi, Praktisi, Pengelola Korporasi dan Pemerintah. Badan profesi yang terkait seperti IAPI dan IAI – KAPd Jakarta, Profesional Akuntan Publik, Profeisonal Auditor Internal, Profesional Auditor Pemerintah, Mahasiswa.

Dengan Nunuy berharap profesi akuntan mendapatkan pencerah. Kedua, memberikan informasi dan pengetahuan seluasnya kepada masyarakat hasil penelitian terbaru. Ketiga, menyediakan fasilitas dosen atau peneliti untuk membangun jaringan kerja (networking) dengan perguruan tinggi lain.
 



Berita Terkait