Untitled Document

32 Tahun UMB, Konsisten Menjaga dan Mengembangkan Budaya Indonesia PENDIDIKAN

32 Tahun UMB, Konsisten Menjaga dan Mengembangkan Budaya Indonesia


Suaraterkini.com - Kemajuan teknologi dan informasi yang kita rasakan saat ini telah mengikis sebagian besar kebudayan Indonesia, untuk mengenalkan, menjaga dan melestarikan budaya Indoneisa, Universitas Mercu Buana (UMB) secara konsisten menghadirkan kesenian tradisional kepada generasi muda saat ini atau sering di sebut generasi milenial.

Rektor UMB, Dr. Arissetyanto Nugroho, MM dalam sambutannya mengatakan ini meurpakan kali ke tujuh mercu buana menggelar wayang kulit, hal ini selain untuk mengenalkan wayang terhadap generasi milenial, mahasiswa dan warga sekitar, pertunjukan wayang kulit ini untuk menjaga, melestarian yang tidak kalah penting memberikan tuntunan kepada kita terkait cerita dalam pewayangan tersebut.

Pada HUT Universitas Mercu Buana ke 32 diisi berbagai kegiatan mulai dari pertunjukan wayang kulit semalam suntuk yang dimainkan oleh Dalang Ki Warseno Slank dengan lakon “Banjaran Bismo”, family run hingga seminar kebangsaan, (21/10).

Hal senada dikatakan wakil ketua Yayasan Menara Bhakti Prof Suharyadi merasa bangga karena masih banyak masyarakat tidak sedikit membawa anaknya untuk ingin melihat pertunjukan wayang kulit, “kami sangat bersyukur masyarakat sekitar jakarta barat antusias untuk menonton pergelaran wayang kulit semalam suntuk, tidak hanya kalangan orang tua tapi mahasiswa bahkan ada yang membawa anaknya.”jelasnya.

Kami berharap, lanjut ketua senat UMB Prof Suharyadi peringatan Ulang Tahun Mercu Buana dapat dirasakan manfaatya bagi masayarakat sekitar dan UMB turut menjaga bahkan melestarikan budaya Indonesia dengan menampilkan para profesor, doktor memaikan alat musik tradisional gamelan.

Sedangkan family run, tambah Rektor UMB Dr. Arissetyanto sebagai upaya meningkatkan kohesifitas organisasi, sekaligus tumbuh rasa saling memahami lebih mendalam antarakaryawan dan dosen Mercu Buana,” tuturnya.

Secara akademik dan keilmuan, UMB menggelar kegiatan seminar kebangsaan atau Leaders Talk, hal ini bertujuan meningkatkan rasa kebangsaan, pengalamn dari pemimpin bangsa, mempertebal nasionalisme yang bermanfaat bagi meningkatkan daya saing yang berkarakter lokal dengan pengetahuan global, pungkasnya.



Berita Terkait