Untitled Document

Hadapi Persaingan Global, Universitas Trilogi Bekali Mahasiswa Baru Empat Pilar PENDIDIKAN

Hadapi Persaingan Global, Universitas Trilogi Bekali Mahasiswa Baru Empat Pilar


Suaraterkini.com - Persaingan saat ini tidak hanya datang dari dalam negeri namun luar negeri, untuk itu perlu mempersiapkan diri baik soft skill dan hard skill supaya dapat bersaing minimal di tingkat ASEAN, hal tersebut di ungkapkan Ketua Badan Nasional Sertifikat Profesi (BNSP), Ir. Sumarna F. Abdurahman M.Sc dalam acara Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru (UPMB)di Atrium Universitas Trilogi 2017, Kalibata Jakarta (9/9).

“Peta persaingan global semakin kompleks. di tambah dengan di deklarasikannya MEA  pada akhir 2015 lalu. MEA sendiri memiliki empat pilar sebagai tujuannya, yaitu : Single Market & Production Base; Competitive Economic Region; Integration in Globalized Economy; dan Equitable Economic Development” jelasnya.

Ke empat pilar tersebut, Lanjut Sumarna menjadi kesatuan yang utuh ASEAN dalam meningkatkan daya saing di ekonomi global, tambah Sumarna dalam orasi yang bertemakan ‘Sertifikat Kompetensi Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)’ itu.

Salah satu alasan yang Beliau kemukakan terkait angka pengangguran terdidik adalah mengenai kualifikasi lulusan. Menurutnya lebih banyak disebankan karena kualifikasi lulusan tidak sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan industri ketimbang karena sempitnya lapangan kerja yang tersedia.

Hal senada dikatakan Rektor Universitas Trilogi, Prof.Dr.Asep Saefuddin  Universitas Trilogi tidak ingin akibat persaingan global, kemudian kita persiapkan kompetensinya namun abai dalam pembentukan jati dirinya. Kita inginkan agar prestasi yang mereka raih diberbagai bidang haruslah tetap mengedapankan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia.

“Universitas Trilogi memang sangat tegas. Harapannya tentu agar bibit-bibit anti nasionalisme, radikalisme dan intoleran yang dewasa ini sangat mengkhawatirkan bisa dilenyapkan. Ini adalah tugas utama kampus,” Tegas Guru Besar Satistik  ini.

Pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2017 setidaknya tercatat jumlah total pendaftar di Universitas Trilogi Berjumlah 777 mahasiswa. Jumlah ini tersebar pada program studi pascasarjana S2.

Adapun sebaran mahasiswa barunya tidak hanya berasal dari Jakarta, Bogor, Tanggerang, Depok, Bekasi dan sekitarnya. Peminat Universitas Trilogi juga sudah mulai menyabar dari Indonesia Barat sampai Indonesia Timur.

Mahasiswa baru Universitas Trilogi tahun ini diantaranya juga berasal dari Aceh, Medan, Padang, Lampung, Batam ( Kepulauan Riau ), Bangka Belitung, Garut, Tegal, Sidoarjo, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan dan Nusantara Tenggara Timur (NTT).

“Semoga dengan keberagaman yang ada, pembelajaran di Universitas Trilogi juga bisa semakin mengedepankan prinsip kolaborasi yang kuat, yang merupakan salah satu polar kampus ini.” Pungkas Prof Asep yang juga Wakil Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI).

 



Berita Terkait

UAI Siap Menyelenggarakan Perkuliahan 4.0 

03 Feb 2019, 22:45

Kemajuan teknologi informasi harusnya tidak menghambat minat masyarakat untuk mencari ilmu terutama yang terlanjur sibuk bekerja atau tinggal di daerah namun ingin melanjutkan ke perguruan tinggi ...