Untitled Document

BRI Serahkan CSR Laboratorium Bahasa ke UNAS PENDIDIKAN

BRI Serahkan CSR Laboratorium Bahasa ke UNAS


Suaraterkini.com - PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero)Tbk, melalui program  Corporate Social Responsibility (CSR) memberikan sarana prasarana Laboratorium Bahasa ke Universitas Nasional (UNAS), pada Senin (18/03) di kampus UNAS.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Direktur Jaringan dan Layanan PT. BRI (persero) Tbk., Osbal Saragi kepada Rektor UNAS, Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A.

Bank BRI sudah lama bekerjasama dengan UNAS dan berjalan dengan baik. Kami ingin mendukung UNAS dalam memajukan pendidikan, dengan melalui CSR ini lah salah satu caranya,” ujar Osbal Saragi dalam sambutannya saat acara serah terima laboratorium bahasa, di UNAS, Senin (18/03).

Dengan CSR laboratorium bahasa ini, kata Osbal, diharapkan dapat mendorong semangat mahasiswa dalam belajar dan menjadi nilai jual UNAS dalam bersaing di tingkat Nasional dan Asia. 

Ia menambahkan, BRI telah bekerjasama dengan UNAS tidak hanya dalam pengelolaan keuangan saja tetapi juga pembangunan gedung sekolah pascasarjana dan beasiswa untuk mahasiswa. 

Ia berharap, CSR tersebut dapat memberikan manfaat dan kontribusi yang lebih baik dalam dunia pendidikan. “Kami berharap CSR ini dapat memberikan manfaat kepada dosen dan mahasiswa serta mendorong kemajuan UNAS kedepannya,” ungkapnya. 

Dalam kesempatan yang sama, El Amry juga mengatakan, dengan adanya CSR tersebut diharapkan dapat memudahkan mahasiswa untuk belajar bahasa di Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), yang memiliki empat program studi yaitu Sastra Indonesia, Sastra Jepang, Sastra Inggris, dan Bahasa Korea. 

Kami berterimakasih kepada BRI atas kerjasama yang sudah terjalin selama ini. Terlebih untuk memajukan dunia pendidikan khususnya yang ada di UNAS, terutama laboratorium sebagai penunjang mahasiswa dalam belajar,” ucapnya. 

Sementara itu, asisten laboratorium bahasa, Siska Saraswati menjelaskan, terdapat 41 komputer yang menjadi sarana belajar mahasiswa. Komputer tersebut akan digunakan untuk menerapkan aplikasi lingustik berupa listening, speaking, reading, dan writing. 

Di komputer laboratorium bahasa ini terdapat fitur yang dapat menunjang pembelajaran bahasa untuk membantu dosen dan mahasiswa. Di komputer ini juga dosen yang dapat mengoperasikan seluruh komputer dan dapat mengontrol apa yang diakses mahasiswa,” jelas Siska yang juga mahasiswi prodi Bahasa Korea itu. 

Ditambahkan, di aplikasi tersebut terdapat fitur play and record dimana mahasiswa dapat mendengarkan dan merekam penjelasan dari dosen. Sementara itu, dosen yang bersangkutan juga dapat menilai pelafalan bahasa dari mahasiswanya. 

Ini langkah yang baik bagi FBS UNAS karena di laboratorium seluruh mahasiswa dapat menggunakan headset untuk berkomunikasi dengan yang lainnya secara jelas. Mereka bisa saling berintegrasi dan saling mendengarkan secara efektif,” katanya.(KIR)


amin.suaraterkini@gmail.com



Berita Terkait

Penyerapan Dana Desa Lemah, Ini Usulan Guru Besar UP

19 Jul 2019, 20:11

Dana desa yang tengah digelontorkan pemerintah, idealnya membuat desa lebih maju, meningkat ekonominya dan kehidupannya, namun penyerapannya belum maksimal bahkan di Pulau Jawa 45 persen belum ...