Untitled Document

Mahutama Konsisten Lanjutkan Jihad Konstitusi PENDIDIKAN

Mahutama Konsisten Lanjutkan Jihad Konstitusi


Suaraterkini.com - Ketua Umum Masyarakat Hukum Tata Negara Muhammadiyah (MAHUTAMA) Prof Aidul Fitriciada Azhari menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya siap untuk melanjutkan aksi jihad konstitusi Muhammadiyah yang sudah berjalan selama ini.

Sebagai informasi, jihad konstitusi adalah aksi Muhammadiyah dalam mempersoalkan sejumlah undang-undang yang dianggap liberal dan bertentangan dengan UUD 1945. Muhammadiyah mengajukan judicial review undang-undang tersebut, dan beberapa di antaranya dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi.

Aidul menjelaskan bahwa upaya untuk melanjutkan jihad konstitusi Muhammadiyah merupakan salah satu alasan dibentuknya MAHUTMA. Selain itu, ia menambahkan bahwa alasan lain dibentuknya organisasi yang menghimpun para pakar hukum tata negara di lingkungan Muhammadiyah ini karena belum tergalinya secara maksimal pemikiran para tokoh Muhammadiyah yang sudah lama bergelut di bidang ketatanegaraan.

“Kami ingin menggali pemikiran-pemikiran tokoh Muhammadiyah sejak sebelum kemerdekaan hingga saat ini yang telah terlibat dalam dinamika ketatanageraan Indonesia,” ujarnya saat menyampaikan pidato deklarasi MAHUTAMA. Aidul menyampaikan hal tersebut dalam deklarasi MAHUTAMA dan diskusi publik di  Aula Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta. 

Banyak tokoh hadir sebagai pembicara dalam diskusi tersebut, di antaranya, adalah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman, Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof. Siti Zuhro, Pakar HTN FH UMJ Dr. Ibnu Sina Chandranegara dan Ahli HTN Dr. Sulardi Dekan FH UMM yang dimoderatori oleh Dr. Elviandri lulusan terbaik S3 UMS. 



Berita Terkait