Untitled Document

UAI Bangun Harapan akan Pendidikan Tinggi melalui Program Blended Learning PENDIDIKAN

UAI Bangun Harapan akan Pendidikan Tinggi melalui Program Blended Learning


Suaraterkini.com - Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) melantik mahasiswa baru program blended learning Semester Genap 2018 – 2019 di Auditorium Arifin Panigoro, Jakarta (2/3). 

Rektor UAI, Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc menyampaikan Program  blended learning ini merupakan sebuah program yang UAI luncurkan sebagai bentuk kontribusi membangun harapan masyarakat akan pendidikan tinggi yang terjangkau.

Program ini merupakan kombinasi antara sistem pembelajaran tatap muka dan secara online, sesuai Permendikbud No. 109 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh Pada Pendidikan Tinggi,” jelasnya.

Sementara Direktur Pengembangan Akademik & Pembelajaran  Universitas Al Azhar Indonesia, Dr Maslihati Nur Hidayati SH MH menyatakan, jumlah mahasiswa baru program blended learning yakni Program studi Hukum, Manajemen dan Akuntansi berjumlah 363 orang.

Setiap tahun kita akan membuka dua pendaftaran mahasiswa baru. Yang sekarang ini jumlanya 363 orang. Untuk tahun lalu, jumlah keseluruhan mahasiswa 463 orang," ungkapnya.

Mahasiswa program blended learning sendiri sebagian besar adalah kalangan pekerja dan dalam rentang umur yang panjang dan yang kuliah tidak hanya dari pulau jawa tapi ada juga dari wilayah Sumatra dan Kalimantan. 

Rentan usia mahasiswa kuliah program blended learning usia 20 tahun dan 55 tahun," katanya. 

Untuk tahun ini (2019_red) program blended learning akan mengembangkan lagi dua program studi sastra inggris dan pasca sarjana magister hukum, tambahnya.(KIR)

 

amin.suaraterkini@gmail.com



Berita Terkait

UAI Resmi Buka Prodi Pendidikan Agama Islam

22 Mar 2019, 08:43

Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) kembali membuka Program Studi (prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) tahun ajaran 2019/2020 secara umum untuk program sarjana. Di mana sebelumya, prodi tersebut ...