Untitled Document

Gandeng Universitas Hiroshima, Unsada Gelar Lomba Pidato Bahasa Jepang PENDIDIKAN

Gandeng Universitas Hiroshima, Unsada Gelar Lomba Pidato Bahasa Jepang


Suaraterkini.com - Universitas Hiroshima bekerja sama dengan Persada Project Center melalui Universitas Darma Persada (Unsada) menggelar lomba pidato Bahasa Jepang di Auditorium Unsada, Jakarta Timur, (20/10).

Acara tersebut merupakan yang ketiga kalinya diselenggarakan dimana pertama kali dilaksanakan pada tahun 2016. Lomba pidato juga melibatkan perusahaan transportasi asal Jepang, Fukuyama Transporting co.Ltd sebagai sponsor utama acara.
Ketua jurusan Sastra Jepang Unsada, sekaligus Ketua penyelenggara Ari Artadi mengatakan lomba pidato tingkat universitas yang digelar kali tetap mempertahankan tema yang sama yaitu, Transportasi. 

“Kami ingin meningkatkan kemampuan kualitas dan kompetensi mahasiswa dalam berbahasa Japang serta memahami tentang transportasi,” ujarnya di sela pergelaran lomba. Acara juga dihadiri oleh Dubes Jepang Untuk Indonesia Masafumi Ishii beserta rombongan.

Ari menyebut acara ini melibatkan 10 kampus sebagai peserta termasuk Unsada yakni, Universitas Indonesia, Universitas Hasanuddin, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, Universitas Udayana, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Airlangga.

“Ada empat  juri penilai yang berasal dari Hiroshima para juri mengajukan berbagai pertanyaan secara langsung begitu peserta selesai berpidato di depan. Pertanyaan dari juri yang kompeten ini merupakan perbedaan penyelenggaraan tahun ini dibanding tahun sebelumnya,” terang dia.

Dia juga menyebutkan juri dalam lomba pidato ini adalah juri yang kompeten di bidangnya. Para juri tersebut adalah Takeyama kinichi juri wakil dari kedutaan besar, Yamamoto yoshihiro dari kuil Jitsugonji, Budi kohar juri wakil dari perhimpunan alumni Jepang indonesia, dan Yanamoto Daichi di tashirojima selaku ketua juri.

Lomba pidato ini memilih tiga pemenang utama. Hadiah untuk juara pertama yaitu perjalanan wisata dan belajar ke Hiroshima selama dua Minggu, juara II mendapatkan iPad Pro, dan pemenang terakhir kamus elektronik Bahasa Jepang. “Bagi para finalis lainnnya mendapat perlengkapan kaligrafi Jepang,” katanya.

Ada pun juara pertama adalah Mumtazia Aulia Fitri dari Universitas Sumatera Utara dengan judul pidatonya Harapan Pejalan Kaki, pemenang kedua Muhammada Iqbal Abdur Rozak dari Universitas Padjajaran dengan judul Awal Perjalanan, dan ketiga adalah Muhammad Romadhon dari Universitas Brawijaya dengan judul Sepeda Motor dengan kenangan yang tak terlupakan.

Dia menceritakan bahwa jelang perlombaan pidato kampus sudah mengirim pengumuman  ke kampus-kampus negeri. Pengumuman sudah disebarkan sejak bulan Mei setiap kampus mengirimkan 5 delegasi yang nanti akan diseleksi dan dipilih hanya seorang wakil.

“Nah yang hadir di lomba itu semuanya adalah para finalis dari semua kampus yang terpilih,” katanya.



Berita Terkait

Universitas Esa Unggul Bekali 880 Wisuda Dengan "RICH"

11 Apr 2019, 12:54

Universitas Esa Unggul (UEU) mengukuhkan sebanyak 880 wisudawan Program D3, D4, S1 dan profesi dari 10 Fakultas serta program Pascasarjana di Hotel Pullman, Jakarta Barat, (09/04). Kepala Lembaga ...