Untitled Document

Perlunya Ide Kreatif untuk Membumikan Nilai Pancasila KEMENTERIAN

Perlunya Ide Kreatif untuk Membumikan Nilai Pancasila


Suaraterkini.com - Memudarnya pemahaman masyarakat terhadap nilai Pancasila sesungguhnya tidaklah benar. Masyarakat hanya mengalami stagnansi nilai-nilai berkarakter Pancasila. Hal itu akibat perubahan sosial yang berlangsung cepat. Sehingga perlulah melestarikan kembali nilai Pancasila melalui ide kreatif.

“Pancasila itu kristalisasi nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia. Tidak mungkin hilang, namun perlu digali dan didalami, agar sesuai dengan perubahan yang ada,” ujar Kepala UKP – PIP, Dr. YudiLatif saat memberikan materi dalam seminar Pancasila bertema Merawat dan Menumbuhkan Sikap Hidup Pancasilais di kampus UMB, Jakarta, baru-baru ini.

Melestarikan nilai Pancasila, lanjut dia membutuhkan pola dan pendekatan yang kreatif. Mengingat generasi Indonesia mengalami berbagai pergeseran tata pandang terhadap ideologi bangsa. Makanya perlu kreatifitas yang mampu menyentuh kebutuhan generasi baru.

Pemerintah melalui UKP-PIP berupaya menggandeng berbagai kalangan dan lapisan sosial. Agar mampu menjangakau pemaknaan nilai Pancasila secara lebih mendalam. Sekaligus mempertebal ideologi Pancasila dalam diri generasi Indonesia

“Tanpa pendekatan kreatif yang memenuhi kebutuhan generasi muda, Pancasila akan menjadi barang pusaka yang perlahan akan ditinggalkan,” ungkapnya.

Tentu saja, lanjut dia membangun ide kreatif itu tetap dalam koridor memperkuat nilai Pancasila. Tidak hanya melalui bentuk kegiatan seminar sebagai bagian dari pendalaman nilai, tetapi juga perlu pendekatan permainan, lagu, film dan sebagainya.

Rektor UMB, Dr. Arissetyanto Nugroho menambahkan tantangan Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia memang semakin berat. Terlebih penanaman nilai Pancasila tidak lagi seperti sebelumnya yang dilakukan melalui pendidikan.

Buktinya, sambung dia sejumlah riset mencatat melemahnya pemahaman generasi terhadap ideologi Pancasila. Dibutktikan pada riset Lemhanas tentang gatra Ideologi yang terbutki mengalami penurunan. Sehingga perlu pendekatan yang lebih baik.



Berita Terkait