Untitled Document

Agresif di Pasar Ekspor, Polytron Meraih Indonesia Global Brand 2017 EKONOMI & BISNIS

Agresif di Pasar Ekspor, Polytron Meraih Indonesia Global Brand 2017


Suaraterkini.com - Polytron menerima penghargaan dari Majalah SWA dengan kategori The Indonesian Global Brands 2017. Penghargaan ini didapat berdasarkan hasil seleksi dan penilain.

Tekno Wibowo selaku Marketing Director dari Polytron yang hadir dalam acara penganugerahaan tersebut menyampaikan,” Tentunya Polytron telah memenuhi kriteria sebagai The Indonesian Global Brands 2017, selain usianya yang kini telah matang di 42 tahun, Polytron juga memiliki brand dan merek yang kuat, tingkat brand awareness yang tinggi, tingkat kepuasan konsumen  (satisfaction) yang tinggi, kualitas yang diterima dan loyalitas (loyality) yang tinggi.

Lokasi pabriknya yang berada di Jawa Tengah ini,  telah banyak memproduksi perangkat unggulan yang beragam, mulai dari Audio, Video, Home Appliances dan Mobile Phone.Segala inovasi juga selalu dikembangkan, apalagi Polytron juga memiliki tenaga riset mandiri,” katanya di Ballroom Shangri-La  Hotel Jakarta.

Misal pada AC Neuva Ice terbaru, AC ini mampu mencapai suhu 18°C dalam waktu tujuh menit, yaitu proses pendinginan yang cepat dengan kemampuan 40% lebih cepat dari AC biasa.Begitu juga pada produk kulkas Belleza 3 terbarunya, produk ini juga disematkan teknologi kompresor terbaru R 600A, yang dapat menghemat energi dan pendinginannya juga lebih cepat hingga 15% di banding dengan kulkaslainnya.Kompresor dengan jenis HFC (Hydro Carbon) tersebut telah terbukti dan direkomendasikan di dunia sebagai kompresor yang ramah dan tidak menimbulkan efek buruk terhadap lingkungan,” paparnya.

Selain itu, prestasinya terbilang cukup gemilang. Produknya telah di ekspor kelebih dari 32 negara, misal Philippina, Thailand, India, Pakistan, Srilangka, Bahrain, Myanmar, Republic Dominica, UAE dan Vietnam.

Ia menambahakan, sampai saat ini, melalui keunggulan dalam penguasaan teknologinya, Polytron sudah menghasilkan 9 hak paten yang diberikan kepadanya (Patent Granted) dan masih ada 29 hak paten yang masih dalam proses pendaftaran (Patent Pending).Total 38 hak paten yang didapatkan di Amerika Serikat, Kanada dan Indonesia.

Segala prestasi pun telah diraihnya, mulai dari penghargaan Pemerintah Republik Indonesia, penghargaan dari Departemen Perindustrian, Menteri Negara Riset dan Teknologi, Kementrian Lingkungan Hidup dan lain sebagainya,” pungkasnya.



Berita Terkait