Untitled Document

Singa Mas Indonesia Dukung Minat Baca Melalui Big Bad Wolf 2018 EKONOMI & BISNIS

Singa Mas Indonesia Dukung Minat Baca Melalui Big Bad Wolf 2018


Suaraterkini.com - The Big Bad Wolf Book Sale pertama kali diadakan di tahun 2009, di Kuala Lumpur, Malaysia. Berawal dari sebuah event obral cuci gudang, dari berbagai jenis buku yang paling laris sampai dengan buku anak-anak hingga buku yang langka. 

Big Bad Wolf Books menjadi pameran buku dengan diskon terbesar yaitu 60 sampai dengan 80 persen. Sampai tahun ini, jutaan pembaca yang haus informasi merasakan kesenangan yang luar biasa karena harga buku-buku yang sangat terjangkau. 

Pameran dan penjualan buku yang disebut terbesar di Asia Tenggara tahun ini, Big Bad Wolf 2018, akan menyediakan 5,5 juta buku. Dari semua buku itu, 80 persen adalah buku impor terbitan Usborne, DK, Disney, serta buku lokal dan buku berbahasa Mandarin, 

Di tahun 2018, The Big Bad Wolf (BBW) kembali hadir di ICE BSD CITY Jakarta, Indonesia untuk yang ketiga kalinya, berlangsung selama 12 hari, mulai dari tanggal 29 Maret sampai dengan tanggal 9 April 2018, acara ini buka mulai dari pagi sampai malam.

Dan untuk yang sekian kalinya, PT Singa Mas Indonesia (SMI) anak perusahaan Charoen Pokphand dengan produknya Fiesta White Tea & Frozen kembali memeriahkan & mendukung para pecinta buku melalui BBW 2018. 

SMI turut mendukung kegiatan ini karena, masyarakat Indonesia bisa mendapatkan buku-buku berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau. 

Public Relations dan Marketing Event Manager SMI, Santo Kadarusman mengatakan, “Big Bad Wolf 2018 merupakan kegiatan yang sangat positif untuk meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia, sehingga bisa memperluas wawasan”.

Santo juga berharap, semoga kerjasama antara SMI dan BBW, bisa berkelanjutan kekota-kota besar lainnya diseluruh Indonesia, tentunya dengan dukungan dari pemerintah, kementrian dan pemda setempat, sehingga kami bisa turut mencerdaskan dan menyegarkan masyarakat Indonesia!’
 



Berita Terkait

shutterstock_134257640

UBL Jakarta Lestarikan Kearifan Lokal Suku Anak Dalam

24 Apr 2018, 17:50

Suaraterkini.com -Tradisi Telinga Aru merupakan salah satu tradisi di daerah pedalaman Kalimantan yang hampir hilang karena tidak ada lagi generasi muda yang meneruskan tradisi tersebut. Anggapan ...