Untitled Document

Akses dan Fasilitas Memadai, ModernCikande Optimis pertumbuhan Industri EKONOMI & BISNIS

Akses dan Fasilitas Memadai, ModernCikande Optimis pertumbuhan Industri


Suaraterkini.com - Perkembangan pesat ModernCikande sebagai salah satu kawasan industri terbesar di barat Jakarta tidak lepas dari lokasinya yang strategis. Dekat dengan port pelabuhan Ciwandan, Cigading dan Merak mas, serta danya akses tol, bahkan pada bulan ini (Maret_red) akan dibuka pintu keluar tol jakarta merak di Cikande yang hanya berjarak 1 kilometer dari kawasan pabrik ModernCikande Industrial estate.

Presiden Direktur PT Modern Industrial Estat, Pascall Wilson mengatakan kawasan industri ModernCikande didukung dengan akses kemudahan di tambah akses pintu keluar tol yang kian dekat. Saat ini tercatat sudah ada 250 perusahaan aktif yang membangun usahanya di Kawasan Industri Modern Cikande.

"Kurang lebih 250 perusahaan yang memilih kawasan kami untuk investasi (terutama) di sektor manufaktur," ungkap Pascall pada acara diskusi di kantor PT ModernCikande Industrial estate, Serang Banten, (8/3).

Dari 250 perusahaan yang membangun pabriknya di sana, 61% adalah perusahaan nasional. Sisanya adalah perusahaan asing yang datang dari berbagai negara seperti China, Singapura, Taiwan, Malaysia, Eropa dan Amerika.

Pascall menambahkan dari 3.175 hektare total luas lahan yang ada di kawasan industri Cikande, baru 1.775 hektare yang sudah dikembangkan. Masih ada 1.400 hektare berupa tanah siap jual.

Hal senada dikatakan Sales & Marketing General Manager PT Modern Industrial Estate Erwin Wijaya, hadirnya Pintu tol Cikande yang akan segera diresmikan bulan ini (maret_red) akan memudahkan investor masuk ke kawasan moderncikande.

Setelah dibukanya pintu tol Cikande ini, Erwin memprediksi lonjakan demand untuk pembelian lahan di Modern Cikande Industrial Estate ini akan melonjak secara signifikan.

Meskipun tahun ini merupakan periode tahun politik, Pisscal mengaku optimis penjualan lahan di Modern Cikande Industrial Estate akan tumbuh signifikan yang mencapai Rp 1 triliun, dimana sebelumnya perusahaan hanya mampu menjual sebesar Rp 700 miliar.
 



Berita Terkait

Survei: Ini Sarapan Sehat Masyarakat Indonesia

11 May 2019, 16:30

Herbalife Nutrition, merilis sejumlah temuan dari survei bertajuk “Survei Sarapan Sehat di Asia Pasifik 2019 (The Asia Pacific Healthy Breakfast Survey 2019)”. Survei yang dilakukan pada ...