Untitled Document

Pameran Produk dan Kerajinan Kreatif Karya UKM Indonesia Digelar di IKEA Alam Sutra EKONOMI & BISNIS

Pameran Produk dan Kerajinan Kreatif Karya UKM Indonesia Digelar di IKEA Alam Sutra


Suaraterkini.com - IKEA Indonesia dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) gelar pameran Teras Indonesia yang menampilkan produk unggulan kerajinan karya UKM Indonesia di toko IKEA Alam Sutera. 

Pameran ‘Teras Indonesia’ ini diselenggarakan pada tanggal 1 – 3 Maret 2019, dengan mengangkat tiga UKM binaan YDBA yang diikuti oleh UKM BATIK FAROH, UKM SALSABILA dan UKM TANAYA BATIK.

Country Marketing Manager IKEA Indonesia, Eliza Fazia mengatakan, “IKEA Indonesia konsisten melaksanakan kegiatan ini dalam rangka memperkenalkan produk-produk UKM yang sangat unik dan khas, juga digemari oleh para pengunjung kami. 

Ini merupakan pameran Teras Indonesia dimana produk pada pameran tersebut juga dapat dibeli oleh pengunjung IKEA. Kesempatan ini dapat menjadi tujuan unik berbelanja di IKEA Alam Sutera selama libur akhir pekan,” ungkapnya.

Pameran UKM Teras Indonesia kali ini menampilkan aneka produk unggulan berupa ragam produk batik koleksi UKM BATIK FAROH, produk pelengkap dekorasi rumah karya UKM SALSABILA serta koleksi fashion dan asesoris batik yang trendi karya UKM TANAYA Batik.

UKM BATIK FAROH

Batik FAROH didirikan oleh Bapak Fatchur Rachman pada tahun 1990an, yang meneruskan usaha batik turun menurun dari orang tua yang berasal dari Pekalongan. Batik FAROH menggunakan berbagai variasi jenis bahan yang digunakan, mulai dari bahan katun hingga sutra. Sedangkan untuk proses pembuatannya, menggunakan canting untuk batik tulis hingga alat printing. 

Selain memproduksi beragam bahan batik, Batik FAROH juga membuat busana siap pakai seperti baju wanita dan kemeja pria, serta aneka selendang. Koleksi Batik FAROH memiliki ciri khas khusus dimana batik tulisnya bermotif bunga dan hewan burung.

UKM SALSABILA

SALSABILA berdiri tahun 2012 di Depok oleh Ibu Ruci. Awalnya Ibu Ruci hanya berkeinginan mendirikan toko interior gorden dikarenakan lokasi sekitar tempat tinggalnya banyak tumbuh perumahan baru. Seiring dengan adanya ragam kebutuhan akan perlengkapan interior rumah seperti sarung bantal sofa, tempat tisu, sprei dan pelengkapan interior rumah lainnya, maka Ibu Ruci berinisiatif melengkapi koleksi SALSABILA dengan produk pelengkap dekorasi rumah. 

Melihat keindahan produk bordir yang klasik, maka Ibu Ruci pun berkreasi menciptakan produk pelengkap interior rumah yang dilengkapi dengan kreasi bordir, dimana dalam pemilihan warna ditekankan pada warna-warna klasik seperti putih tulang dan coklat susu khusus untuk interior. Kemudian usaha SALSABILA semakin berkembang dengan juga menyediakan aneka suvenir dan perlengkapan ibadah. SALSABILA telah memiliki Serifikat Merk dari Kementrian Hukum dan HAM berlaku sampai tahun 2025.

UKM TANAYA BATIK

TANAYA Batik berdiri sejak Desember 2012 dan didirikan oleh Ibu Yuliana Krisnawati. Dorongan berwiraswasta berawal dari keinginan untuk membantu sang suami agar lokasi kerja tak jauh dari domisili keluarga serta dapat menambah pemasukan finansial keluarga. Dikarenakan menggemari dunia fashion dan kegiatan berbelanja, Ibu Yuliana memulai usaha berdagang aneka pakaian. 

Kemudian Ibu Yuliana menemukan ide mengubah pola dagang, dari sekedar menjual menjadi usaha produksi dengan fokus memilih batik sebagai sumber utama. Koleksi TANAYA Batik pun mendapat respon yang positif dari pasar. Seiring semakin bertambah kegiatan produksi dan pemasaran busana TANAYA Batik, Dinas terkait mulai mengenal keberadaan TANAYA Batik dan mulai diikutsertakan dalam berbagai kegiatan-kegiatan, baik kegiatan pelatihan, pameran dan sebagainya. 

Selain itu, TANAYA Batik beberapa kali digandeng oleh BUMN untuk mengisi stand salah satu pameran di pelbagai acara. TANAYA Batik juga pernah beberapa kali ditunjuk untuk menjadi salah satu peserta di pagelaran busana (fashion show) di Yogyakarta dan berkesempatan mengikuti fashion show di Revo Mall Tangerang tahun 2017.

 

 

amin.suaraterkini@gmail.com



Berita Terkait