Untitled Document

Balmer Siap Genjot Bisnis Pasar Pelumas di Indonesia EKONOMI & BISNIS

Balmer Siap Genjot Bisnis Pasar Pelumas di Indonesia


Suaraterkini.com - PT Balmer Lawrie Indonesia menyatakan kesiapannya untuk meningkatkan bisnisnya melalui produk dengan brand Balmerol. Perusahaan mulai fokus untuk pasar otomotif.

“Kami memiliki banyak rangkaian produk spesifik untuk semua sektor industri dan otomotif. Kami tidak hanya menjual pelumas tapi menawarkan solusi pelumas yang komprehensif," ujar Presiden Direktur PT Balmer Lawrie Indonesia, Abhijit Roy, awal pekan ini.

Meski perusahaannya dikenal sebagai produsen grease atau gemuk karena menjadi pionir dalam industri grease di India dan masuk 10 besar dunia, tapi sekarang ini pihaknya memiliki banyak jenis minyak pelumas.
"Serta bituminous dan wax-based compound," kata Abhijit Roy.

Menurutnya,  pembuatan oli hanya melibatkan proses pencampuran sederhana dari base oil dan aditif juga formula yang sudah ada, biasanya dibuat berdasarkan saran dari perusahaan aditif terkemuka.

"Kami juga akan berkonsentrasi pada produk oli, compound dan produk spesifik lainnya. Hal ini guna meningkatkan market share di pasar pelumas Indonesia secara menyeluruh," kata Roy.

Perusahaan yakin diri untuk melakukan penetrasi pasar melalui produk dengan brand Balmerol. Kedepannya fokus usaha juga menyasar ke oli otomotif dan targetnya pada kuartal I-2019 oli khusus otomotif baik roda dua, roda empat dan kendaraan komersial mulai disuplai. "Dalam 10 tahun ke depan kami menargetkan bisa memiliki sekitar 10% sampai 15% pangsa pasar oli keseluruhan," kata Roy.

Saat ini Pertamina Lubricants masih menguasai 65% pasar pelumas Indonesia, disusul oleh Shell yang menguasi 9%.
Takwa Fuadi, Director PT Balmer Lawrie Indonesia menjelaskan pihaknya akan memperkuat jaringan distribusi. Dia ingin memastikan kedepannya penetrasi pasar kami bisa jauh lebih baik, serta ketersediaan produk bisa menjangkau target pasar yang dibutuhkan.
"Saat ini ada 7-8 kota yang sudah terdistribusi. Tahun depan bisa ke 30 kota," kata Takwa.

Ia juga membuka kesempatan pihak manapun yang berminat dan memenuhi kualifikasi, dapat bekerjasama sebagai distributor produk Balmerol.

Memasuki tahun ke-8 di Indonesia, PT Balmer Lawrie Indonesia secara konsisten telah memproduksi sendiri grease 6.000 Metrik Ton (MT) per tahun, oli pelumas sebanyak 3.000 kiloliter pertahun serta Bituminous Compound sebanyak 3.000 MT per tahun dalam satu shift produksi dari pabriknya di Cikande, Banten.

Sementara untuk kualitas grease Balmerol bukan hanya diakui di India, tetapi juga di Indonesia. Ini ditandai dengan terus meningkatnya volume produksi yang dilakukan pabrik Balmerol di Cikande, Jawa barat.

Ada beberapa jenis pengujian laboratorium yang dilakukan PT Balmer Lawrie Indonesia untuk memastikan kualitas grease yang diproduksi, seperti pengujian penetration (kekentalan), four ball (ketahanan terhadap beban), dropping out (titik leleh) and water washout (ketahanan terhadap air).

Selain itu, pabrik Balmerol memiliki satu ketel pengolah khusus yaitu pressure kettle dan tiga special twin motionfinishing kettle, yang tidak dimiliki perusahaan lain. Pressure kettle digunakan untuk memproduksi berbagai jenis grease Lithium dan Lithium Complex, yang biasa digunakan pada kendaraan berat, atau alat berat yang beroperasi pada beban berat dan temperatur yang tinggi.

“Produk dari pabrik kami ini banyak menghasilkan produk toll blending dimana kita mengerjakan produk – produk untuk merek lain yang di pasaran itu sudah ternama. Secara tidak langsung itu menjelaskan bahwa kualitas produk kita sangat baik," ungkap Preskom PT Balmer Lawrie Indonesia, Andrew Baskoro.



Berita Terkait

OPPO Umumkan Ketersediaan F11 di Pasar Indonesia

23 Apr 2019, 08:51

OPPO mengumumkan bahwa masa pemesanan awal F11 telah selesai dan pelanggan bisa membeli langsung perangkat tersebut di seluruh gerai resmi OPPO Indonesia dan berbagai situs e-dagang Indonesia ...