Untitled Document

DKI Jakarta Harus Kaji ulang Zonasi UMKM EKONOMI & BISNIS

DKI Jakarta Harus Kaji ulang Zonasi UMKM


Suaraterkini.com - Kecilnya kemampuan keuangan, tak dibutuhkannya sebuah ruang besar dalam berbisnis konsultasi, membuat sejumlah konsultan yang masih merintis usaha konsultasi dalam berbagai bidang merasa aturan tentang kantor perusahaan harus di zona bisnis merintangi mereka tumbuh dan berkembang.

Hal itu dilontarkan oleh sebuah asosiasi konsultan yang menyebut diri mereka, Ikatan Konsultan Indonesia (Inkindo) DKI Jakarta. Ketua Dewan Pengurus Propinsi (DPP) Inkindo DKI Jakarta, Imam Hartawan mengatakan, pihaknya melalui Rapat Kerja DPP Inkindo DKI periode 2018-2023 berupaya menghadirkan gubernur untuk menyampaikan hal ini. Sebab menurutnya hal tersebut menjadi kendala bagi perusahaan jasa konsultansi kecil dan menengah,

"Saya sudah menyampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta, konsultan ini berdasarkan brainware yang melakukan olah pikir dan bukan menggunakan alat. Kami mendorong Gubernur DKI Jakarta dapat membina kami," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa hal tersebut menjadi kendala, karena perusahaan kecil memiliki modal dan karyawan yang terbatas, serta aksesibilitas yang terbatas terkait regulasi.

"Kami akan mengambil peran aktif dalam membangun DKI Jakarta. Tentu kami siap menjadi mitra kerjasama yang konstruktif bagi pemerintahan DKI di bawah pimpinan Gubernur Anies Baswedan," ujar Imam lagi.

Imam Hartawan menjelaskan, Inkindo menyadari bahwa hubungan dengan Pemprov DKI Jakarta merupakan salah satu prioritas yang akan terus ditingkatkan. Sebab posisi Pemprov DKI sangat strategis bagi Inkindo setidaknya dalam tiga 3 aspek.
 



Berita Terkait